Jalan Ini Menabrak Tembok Sekolah

Bagikan Berita

KOTABUMI (HS) – Pembangunan jalan rabat beton di Desa Tulung Balak Kecamatan Tanjung Raja, Lampung Utara, terkesan memaksakan dan tak efektif karena bertumburan dengan tembok salah satu sekolah Sekolah Menengah Atas (SMA), wilayah setempat.



Dari pantauan di lapangan, tampak bangunan sudah selesai dikerjakan dengan panjang 200 meter, dengan lebar 1,5 meter yang dibangun menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2019 sebesar, Rp.99 juta rupiah.



Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tulung Balak, kec Tanjung Raja, Lampung Utara, ketika dikonfirmasi mengatakan tidak turut dilibatkan dalam berkoordinasi dengan pihak sekolah perihal pembangunan jalan rabat tersebut.

“Itu aparat pemerintah (Desa) kalau saya tidak tau.” jelas Yanto, BPD Desa Tulung Balak, dikonfirmasi via ponsel, minggu (23/6/2019).

Ketika ditanya mengenai efektifitas pembangunan, dirinya mengaku kalau BPD hanya sebatas melihat berkas usulan perencanaan pembangunan, dan tak terjun kelapangan karena sudah ada tim khusus yang menanganinya.

“Sudah (direncankan) dalam rapat ikut. Kalau saya posisi saya landasannya beda. Kami bahas saja, rapat awal dan nanti ada tim khusus untuk itu (kerjaan) yang turun, kalau saya ga terjun kelapangan tapi saya tau apa apa yang diusulkan.” ucapnya.

Sementara, Camat Tanjung Raja, Herianto, menjelaskan bahwa dirinya, belum mengetahui sepenuhnya jika akan tersebut berkaitan dengan tembok sekolah. “Kalau kebelakang tembok sekolah saya ga tau, coba nanti kita liat apa kepentingan disana, apa manfaatnya, (bangunan numbur tembok sekolah). Kalau bangunan itu saya tau, tapi kalau ke tembok sekolah itu saya ga tau.” jelas Herianto, via telpon, minggu (23/6/2019)

Untuk itu dirinya akan memanggil pihak-pihak terkait, untuk mengklarifikasi mengenai manfaat pembangunan yang bertumburan dengan tembok sekolah tersebut.(Efri).

https://www.hariansumatera.com