Surabaya (HS), Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo meminta jajarannya memperhatikan Rancangan pembangunan yang dilandaskan pada aspek aspek pengurangan resiko Bencana, Sabtu (2/2/2019).
” Sesuai arahan Presiden, saya meminta perencanaan pembangunan memperhatikan aspek pengurangan resiko bencana,” ujar Gubernur Ridho Ficardo dalam Rakornas BNPB di Jatim expo.
6 (enam) butir arahan presiden dalam Rakornas BNPB di Surabaya 2 Februari 2019.
- Negara berada dalam garis cincin api, setiap pembangunan kedepan dilandaskan pada aspek-aspek pengurangan resiko bencana. Harus mengerti daerah rawan bencana, setiap bencana ada siklusnya, Rakyat diajak membangun bangunan tahan gempa.
- Pelibatan akademisi, pakar-pakar bencana untuk mengkaji, menganalisis bencana agar mampu memprediksi dan menganalisis bencana. Ancaman megatrust , pergeseran lempengan disosialisasikan kepada masyarakat, melalui pemuka agama dan pemerintah daerah.
- Gubernur menjadi komandan satgas, Pangdam dan Polda menjadi wakil, jangan semuanya langsung ke Pusat.
- Peringatan dini dan terpadu atas rekomendasi pakar dan akademisi. Kepala Badan segera mengkoordinasikan K/L untuk membangun sistem peringatan dini terpadu.
- Lakukan edukasi kebencanaan, dimulai sejak tahun ini, di sekolah, masyarakat, papan peringatan/rute evakuasi harus dipasang dengan jelas.
- Lakukan simulasi penanganan bencana secara berkala dan teratur sampai tingkat paling bawah RT/RW. (Meg)



