Kotaagung (HS) – Hujan deras yang mengguyur wilayah Tanggamus dan sekitarnya mengakibatkan robohnya tembok bagian belakang keliling Lapas kelas IIB Kotaagung.
Tak pelak, pada Selasa (30/10/2018) sekira pukul 05.30 WIB tembok pagar keliling Lapas bagian belakang roboh sepanjang 37 meter.
Kalapas kelas IIB Sohibur Racman menjelaskan robohnya dinding pagar lapas di karenakan hujan yang cukup deras sehingga debit air terlalu tinggi, yang mengakibatkan kontur tanah disekitar bangunan Lapas menjadi labil karena tergerus dan terendam air.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sebanyak 404 Narapidana juga dilaporkan dalam keadaan sehat dan lengkap,”ujar Sohibur.
Adanya kejadian tersebut, lanjutnya,
kami langsung melaporkan robohnya tembok Lapas kepada jajaran pimpinan Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham RI.
“Selain itu kami juga meminta bantuan pengamanan darurat dari Polres dan Kodim Tanggamus, mengingat kemarin juga merupakan pucak acara peringatan Hari Dharma Karyadhika di Lapas” terangnya Sohibur Racman.
Mendapat laporan ini, Jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung diwakili oleh Edi Kurniadi Kepala Divisi Pemasyarakatan dan Agung Budiyanto Kepala Divisi Administrasi langsung mengunjungi Lapas pada hari yang sama sekira pukul 13.00 WIB. Edi dan Agung di dampingi Sohibur melihat langsung kondisi tembok yang roboh.
Edi menyampaikan kepada Kalapas dan Jajarannya agar meningkatkan kewaspadaan dan pengamanan pada waktu kritis seperti saat ini. Selain itu, Kalapas diminta untuk berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Tanggamus untuk membantu membuat Rencana Perbaikan serta Biaya yang dibutuhkan sehingga Kantor Wilayah dapat segera mengirimkan surat secara resmi sebagai laporan dan mengajukan usulan perbaikan tembok pagar Lapas ke Pusat.
Untuk sementara, Edi memerintahkan untuk membuat pagar darurat dari kayu dan seng guna meminimalisir kerawanan.
Pada Selasa (30/10/2018) malam beberapa anggota Polisi dan TNI terlihat membantu pengamanan darurat serta turut mengawasi pembuatan pagar darurat, yang dilakukan gotong royong oleh petugas lapas dan warga binaan diawasi Kalapas langsung.
Dan pada Rabu (31/10/2018) sekita 6 orang Tim dari bagian perencaraan Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung kembali hadir di Lapas guna meninjau dan menginventarisasi kerusakan untuk menyusun usulan perbaikan kepusat sesuai arahan Kakanwil.(Sis)



