Jambi Jadi Pilot Project Waste To Energy

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jambi (HS) – Kota Jambi menjadi Pilot Projec pembangunan Waste To Energy (WTE). WTE yang berfungsi sebagai pengolahan sampah organic tersebut, dibangun di Pasar Baru Talang Banjar Kota Jambi. Rabu (27/9) ground breaking dilakukan. Wali Kota Jambi Sy Fasha mengatakan, Pemerintah Kota Jambi mendapat hibah dari UNESCAP senilai 200 ribu dollar, untuk pembangunan Integrated Resource Recorvery Center (IRRC) Waste To Energy.

“Nantinya sampah organik yang ada di Kota Jambi akan diolah disini. Hasilnya akan menjadi energi listrik yang bisa dimanfaatkan untuk masyarakat sekitar,” kata Fasha usai peletakan batu pertama pembangunan WTE, Rabu, (27/9).

Lebih lanjut Fasha menyebutkan, dalam sehari, Kota Jambi menghasilkan 1.543 kubik atau setara dengan 670 ton sampah. Dengan adanya alat pengubah sampah menjadi energi ini, sangat bermanfaat membantu mengatasi permasalahan sampah di Kota Jambi. Beroperasinya WTE nanti, Pemerintah Kota Jambi dalam setahun bisa menghemat Rp 20-30 M dari biaya angkut sampah.

“Kita lebih hemat dalam biaya pengangkutan sampah. Sampah tidak harus dibawa lagi ke TPA. Jika proyek ini berhasil, akan kita bangun juga di beberapa titik lainya,” pungkasnya. @jambiupdate.co

/IMG-20210331-WA0003_copy_640x513.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com