GMPK: Soal Dana BSM Sungkai Utara, Hukum Harus Bertindak!

Bagikan
  • 314
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Lampung Utara menyayangkan peristiwa soal penyaluran dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang konon lupa disalurkan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat GMPK Ady Rasyid malah menduga kepala sekolah sudah pikun kalau benar lupa mengambil dari bank dan layak diberhentikan.

“Apa sudah pikun? Jangan-jangan oknum tersebut berlagak pikun. Kok bisa lupa menyalurkan. Dua tahun lupa membagikan? Aparat penegak hukum wajib menindaklanjuti karena ini sudah ada unsur kesengajaan,” kata Ady Rasyid.

Bantuan Siswa Miskin (BSM) atau program pusat yaitu Program Indonesia Pintar (PIP)’, kata dia, mutlak disalurkan kepada yang berhak. Ady menengarai, kepala sekolah tersebut terindikasi akan menilap dana BSM. “Kami berharap Dinas Pendidikan dan Inspektorat memberikan sanksi tegas kepegawaian,” ujar Adi Rasyid.

Bukan hanya lembaga masyarakat yang heran, bahkan institusi seperti Disdikbud Lampung Utara dan UPTD Sungkai Utara juga miris mendengar alasan sang kepala sekolah.  UPTD Sungkai Utara Romzah menyatakan alasan Suhaili (kepala sekolah bersangkutan, red) tidak adanya surat keputusan (SK) untuk melakukan pencairan dana dari bank, dianggap aneh.

“Tiap kali ada pemberitahuan, selalu saya sampaikan kepada kepala sekolah yang ada di Sungkai Utara, dan saya selalu menyalurkan apa yang diperintahkan oleh dinas (penyerahan SK). Setelah semuanya selesai, saya minta SPJ nya dari masing masing kepala sekolah, untuk bukti saya bawa ke dinas” ujarnya.

(efry)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com