Jalinbar Semaka Banjir dan Longsor Akibat Hujan Deras Semalam

Bagikan Berita

Semaka (HS) – Pasca hujan deras tadi malam, musibah banjir dan longsor kembali terjadi di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Kecamatan Semaka Kabupaten Tanggamus, Selasa (31/8/21) pagi.

Selain longsor, intensitas hujan yang tinggi juga membuat jebol tanggul way sedayu sehingga membuat tergenangnya puluhan rumah warga Pekon Sukaraja, Pekon Bangunrejo dan Pekon Kacapura Kecamatan Semaka.

Pantauan di Jalinbar Semaka Tanggamus, material longsor menutup 2 titik di jalan Pekon Way Kerap area sekitar Mapolsek Semaka dan 3 titik ke arah simpang Sedayu dengan material lebih sedikit.

Arus lalu lintas dari kedua arah bisa dilalui oleh semua kendaraan namun dilakukan buka tutup sebab terdapat kendaraan truck bermuatan kelapa sawit mengalami patah di titik longsor kedua yakni sekitar area Mapolsek Semaka.

Material banjir dan longsor sempat menutup akses jalan baik dari arah Wonosobo maupun sebaliknya, Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, SIK langsung menerjunkan dipimpin Wakapolres Tanggamus Kompol Muhammad Ali Muhaidori, SIK guna melakukan pengaturan di sejumlah titik.

Selain melakukan pengaturan, personel kepolisian bersama BPBD dan masyarakat juga melaksanakan gotong royong dengan membersihan material longsor dengan alat seadanya.

Pemkab Tanggamus juga telah menerjukan alat berat yang langsung membersihkan material longsor di Jalinbar titik sehingga diharapkan arus lalu lintas dapat kembali normal.

Wakapolres Kompol Muhammad Ali Muhaidori mengatakan, bahwa pihaknya setelah mendapatkan informasi adanya banjir longsor langsung menerjukan personel ke lapangan sesuai perintah Kapolres Tanggamus AKBP Satya Widhy Widharyadi, SIK.

Kegiatan awal dengan melakukan identifikasi, titik mana saja yang terdapat banjir maupun longsor guna dilakukan tindakan. Lalu diketahui ada 5 titik longsor serta sejumlah rumah di dua pekon tergenang akibat luapan Way Sedayu.

“Untuk sementara, Jalinbar aman. Namun masih ada lumpur-lumpur yang menutupi badan jalan dan sudah diantisipasi dengan pembersihan manual sehingga dapat dilewati oleh kendaraan dengan sistem buka tutup,” kata Kompol Muhammad Ali Muhaidori di lokasi pengamanan.

Wakapolres menegaskan, bahwa atas terjadinya longsor tersebut tidak dilakukan penutupan Jalinbar Semaka Tanggamus. “Tidak ada penutupan jalan, namun diimbau pengguna jalan berhati-hati karena jalan masih licin,” tandasnya.

Sementara itu, menurut Camat Semaka Wiwin Triani bahwa banjir di Pekon Sukaraja dan Pekon Bangunrejo disebabkan oleh hujan dengan intensitas yang tinggi yang menyebabkan jebolnya tanggul way sedayu.

“Dengan jebolnya tanggul, air mengalir ke jalan pekon Sukaraja dan masuk ke pemukiman warga dan persawahan,” kata Wiwin.

Sambungnya, berdasarkan data sementara yang dihimpun bahwa pekon terdampak banjir di Kecamatan Semaka sebanyak 5 pekon yakni Pekon Sedayu, Sukaraja, Pardawaras, Bangunrejo dan Kacapura.

“Lima pekon terdampak banjir, namun untuk jumlah rumah masih dilakukan pendataan. Serta BPBD telah menerjunkan alat berat untuk menutup tanggul yang jebol supaya aliran air kembali ke semula,” ujarnya.

Iamenambahkan, kerusakan rumah teridentifikasi milik Sri di Pedukuhan 2 Pekon Sukaraja dan ia sedang berkoordinasi terkait penyiapan dapur umum untuk warga terdampak. (Man)

https://www.hariansumatera.com