3 Motor Lenyap dalam Sehari di Kotaagung

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Tanggamus (HS) – Dalam kurun waktu sehari, 3 motor diembat kawanan penjahat. Modus mencongkel jendela rumah pada malam hari, dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) saat terparkir. Maayarakat Kotaagung, Tanggamus, pun resah.
Untuk pencurian dengan modus mencongkel jendela rumah dan membawa kabur 2 motor milik korban yang bernama Sutrisnawati warga Rt 09/Rw 04 Kelurahan Pasar Madang, Kotaagung, Tanggamus, terjadi saat seisi rumah sedang terlelap tidur yaitu pada Selasa (11/07/2017) diperkirakan penjahat beraksi sekitar pukul 03.00 Wib dini hari.

Kemudian kejadian selanjutnya menimpa pelanggan salah satu kedai mie ayam di jalan raya Ir Hi Juanda, Kuripan Kotaagung, disini kawanan penjahat berhasil menggondol satu unit sepeda motor jenis motor bebek. Kejadian curanmor di parkiran ini diperkirakan terjadi, Selasa (11/07/2017) pukul 20.00 Wib, saat ramainya pengunjung kedai.

Menurut Erwi kerabat korban yang rumahnya di satroni penjahat, kejadian dirumah kerabatnya yaitu Sutrisnawati, terjadi saat hujan deras, sehingga korban sekeluarga nyenyak tidur. Kerabatnya baru sadar kalau rumahnya telah dimasuki maling, ketika pagi sekitar pukul 05.30 Wib.

“Menurut kerabat Saya pagi itu dilihatnya pintu terbuka, dan jendela terbuka ada bekas dicongkel, seketika kerabat Saya sadar bahwa ada maling, masuk rumahnya, dan kontan melihat motornya sudah hilang dua unit yaitu satu unit jenis bebek dan satu lagi matic. Sebenarnya malam itu ada tiga rumah disatroni maling, yaitu kerabat saya hilang dua motor, tetangganya hilang dua hp dan satu rumah lagi gagal dimasuki maling, karena pemilik masih sholat malam,” katanya, Rabu (12/07/2017).

Erwi berharap, pihak Kepolisian dapat lebih meningkatkan patroli ataupun melakukan operasi razia, untuk mempersempit gerak gerik para penjahat ini. Dan juga diharapkan para pelaku yang telah meresahkan masyarakat dapat segera diringkus.

“Kami berharap pihak kepolisian Kotaagung, dan Polres Tanggamus segera menangkap pars pelaku, karena warga sangat resah. Memang sejak kejadian Selasa itu, warga kembali mengaktifkan ronda,” pungkasnya.(sis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com