Warga Way Kanan Minta Provinsi Perbaiki Jalan

Bagikan
  • 4
  •  
  •  
  •  
  •  

Way Kanan (HS) – Masyarakat di Kabupaten Way Kanan sangat mengharapkan Pemerintah Provinsi Lampung sesegera mungkin melakukan perbaikan terhadap semua jalan provinsi yang ada di daerah yang berjuluk Bumi Ramik Ragom Way Kanan tersebut, karena kondisinya sudah benar-benar sangat memperihatinkan dan hampir tidak dapat lagi dilalui.

Bahkan ruas jalan milik Propinsi Lampung untuk yang di Kecamatan Negara  Batin benar benar sudah tidak dapat dilalui kendaraan, sehingga para pengguan jalan terpaksa masuk dan merusak kebun karet masyarakat guna menghindari dalamnya kubangan-kubungan yang ada di jalan provinsi tersebut.

“Kalau ditempat saya, disaat hujan turun maka warga akan beramai ramai menurunkan perahu untuk bermain perahu-perahuan di jalan-jalan provinsi itu, karena sudah tidak ada bedanya dengan anak sungai baru. dengan demikian sudah pasti tidak akan dapat dilalui oleh kendaraan,” ujar Hi. Romli dari Kecamatan Gunung Labuhan.

Senada dengan Romli, Syahrizal Effendi, tokoh Pemuda Gistang Blambangan Umpu menambahkan, bahwa sejak awal tahun 2017 lalu, efek dari rusak parahnya jalan propinsi di ruas Simpang IV-Kasui, dirinya dan seluruh masyarakat di Kecamatan Kasui serta Rebang Tangkas, yang akan menuju Ibukota Way Kanan harus bersabar hingga berjam jam. Padahal dalam kondisi normal (jalan bagus .red) dari Kampung Gistang menuju Blambangan Umpu hanya dibutuhkan waktu tidak lebih dari 15- 20 menit saja.

“Jalan ini sudah berkali kali kami protes, bahkan sejak dikerjakan persiapannya tahun lalu. Akan tetapi pihak rekanan dan Pemprov Lampung seakan tidak peduli, karena pekerjaan mereka yang kami protes tetap tidak diperbaiki, sehingga akhirnya demikain. Saat ini dari Gistang ke Blambangan Umpu bisa memakan waktu hingga 2 jam. Apalagi yang dari Kasui, karena semua ruas jalan Proviunsi dari Simpang IV Kampung Negeri Baru menuju Kasui dan Rebang Tangkas ini sudah rusak parah, dan entah kapan mau diperbaikinya,” keluh Syahrizal.

Terpisah, Suri’ah, Anggota DPRD Way Kanan dari Dapil 3 Negara Batin, juga menyampaikan hal yang sama. Bahkan karena kondisi jalan provinsi di kampungnya sudah tidak dapat dilalui lagi. Ia dan masyarakat lain, terpaksa menjadi perusak kebun karet warga lainnya, warga setempat juga dengan sangat terpaksa membiarkan kebun karetnya dijadikan jalan alternative, untuk menuju Ibukota Way Kanan Blambangan Umpu, atau mereka mesti memutat melalui OKU Timur Sumsel dengan jarak tempuh ditambah 3-4 jam.

“Waktu itukan saya sudah kirim potonya dengan anda, itu dulu parahnya sudah sedemikian, apalagi sekarang, kondisinya sudah lebih parah. Kami sangat berharap Bapak Gubernur untuk segera meperbaiki jalan kami, dan kami juga meminta kepada Pak Gubernur, agar melarang perusahaan membawa muatan melebihi kapasitas jalan, sehingga nanti bila jalan diperbaiki tidak lekas rusak lagi,” ujar Legislator yang juga Kader Partai Golkar Way Kanan tersebut. (MS)

/IMG-20210331-WA0003_copy_640x513.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com