Warga Tanjungraja Menanti Janji Bupati

Bagikan
  • 19
  •  
  •  
  •  
  •  
KOTABUMI (HS) – Warga Kecamatan Tanjung Raja, mengharapkan Bupati Lampung Utara penuhi janjinya memperbaiki ruas badan jalan menuju 4 desa di Kecamatan Tanjungraja yang dikenal sebagian warga sebagai daerah ekstrim.
Harapan perbaikan badan jalan itu disampaikan Yadi, warga Desa Karang Waringin, Tanjungraja, Lampung Utara karena kondisi badan jalan menuju beberapa desa di atas perbukitan tersebut kondisinya saat ini telah mengalami kerusakan parah.
“Mudah-mudahan janji pak bupati untuk baguskan jalan ke gendot ini bisa secepatnya, karena waktu pak bupati berkunjung di kecamatan tanjungraja dia janji bulan tujuh kemarin sudah mulai dibagusin,” ujarnya.
Senada juga disampaikan Johan, bahwa perbaikan badan jalan khususnya yang menuju Desa Karang Sari, Karang Waringin, Gunung Katon, dan Desa Sukasari, di Kecamatan Tanjungraja, sangat diharapkan warga setempat.
“Tadi sudah lihat sendiri pak jalan untuk naik ke atas sini bagaimana, selain rusak karena paktor alam kondisi batu-batu dijalan itu sudah semakin berserakan itu kalau enggak hati-hati kalau bawa motor atau orang baru masuk daerah sini bisa dipastikan bisa jatoh,” kata Johan.
Atas kondisi badan jalan Kabupaten Lampung Utara khusus di Kecamatan Tanjungraja itu, warga setempat berharap kepada Bupati Agung Ilmu Mangkunegara segera memberikan bantuan dan menempati janjinya untuk segera melakukan perbaikan.
“Kita lihat dulu janji pak bupati, karena pak bupati janji jalan itu akan di hotmix,” lanjutnya, dengan harapan realisasi perbaikan badan jalan yang dikenal sebagian warga Lampung Utara di daerah tersebut as alah daerah dramatis seperti jalan untuk offroolad.
Sementara itu, salah seorang pengguna jalan yang ditemui dilokasi menyakan bahawa kondisi sejumlah ruas jalan tersebut memang terlihat mengerikan. Karena disisi sebelah kiri jalan ketika hendak mendaki terlihat dengan jelas jurangnya.
“Lumayanlah mengerikan kondisi jalannya, pas lewat tadi di tanjakan yang berbelok itu sangat ekstrim, karena kendaraan kami sempat mundur sekitar 5 meter karena terjebak batu timbunan,” kata Antoni.
Saat ini lanjutnya kondisi sejumlah ruas jalan itu memang telah rusak parah, namun disejumlah titik diruas jalan itu ada material batu-batu yang diperkirakan untuk perbaikan badan jalan tersebut.
“Tapi pas lewat tadi di tengah-tengah jalan sudah ada batu-batu. Itu pasti untuk memperbaiki jalan ini,” pungkasnya. (efri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com