Warga Desa Pesawaran Sesalkan Buruknya Kualitas Pembangunan Melalui Dana Desa

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pesawaran (HS),-Warga Desa Pesawaran, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Sesalkan buruknya kwalitas pembangunan didesanyan yang menggunakan Dana Desa (DD) tahun 2019. Hal ini diungkapkan oleh Mantan Kades Saridi dan dikuatkan oleh Sumaryoto selaku sesepuh warga setempat, Sabtu (14/09/2019).

Saridi dan Sumaryoto menduga terjadi penyimpangan dalam pembangunan Rabat beton didesanya. Mengingat baru beberapa bulan selesai pembangunannya sudah mulai hancur disana sini, ungkapnya.

Pembangunan Rabat Beton yang bermasalah diantaranya: yaitu, 1. Dusun pesawaran induk. 2. Dusun Tanjung Sari. 3. Dusun Umbul Sawo. 4. Dusun Sukamandi. 5. Dusun Pantis Kanan. keseluruhan menggunakan Anggaran Dana Desa (DD) tahun 2019 dan dikerjakan pada bulan Mei 2019, ungkapnya.

Selanjutnya Sumaryoto selaku sesepuh mengungkapkan, Permasalahan proses pengerjaan Rabat beton ini: 1.Tidak ada papan nama,dan rincian Anggarannya. 2. Matrial tidak menggunakan Pasir Beton. 3. Tidak menggunakan Batu Splite. 4. Adukannya kurang Semen. 5. Upah tukang hanya Rp.30.000. Intinya semua pekerjaan tidak sesuai dengan RAB, ujar Bapak Sumaryoto.

“Semua yang kami katakan berdasarkan Fakta dan bukti, dan kami siap mempertanggung jawabkan sampai ke pengadilan sekalipun”, Ujar bapak Saridi dan Bapak Sumaryoto kepada hariansumatera.com.

Kami mohon kepada pihak dinas Instansi terkait Agar bisa memproses secepatnya tentang penyimpangan-penyimpangan Dana Desa (DD), yang terjadi didesa Pesawaran, Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pesawaran ini. ujar keduanya.

Ketua BPD Desa Pesawaran Wildani ketika dikonfirmasi, mengaku tidak mengetahui. Yang mengelola dan penanggung jawab pekerjaan adalah Aziz Sudaryanto Kaur Pembangunan dan Syaiful Anwar Kaur Keuangan, kata Wildani. (Eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com