Ratusan Juta Dana Desa Diduga Menguap di Tangan Kades Harapan Jaya Pesawaran

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kedondong (HS) – Ratusan juta Dana Desa diduga menguap ditangan Kepala Desa Harapan Jaya, kecamatan Kedondon, kabupaten Pesawaran. Seperti yang dituturkan oleh Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Tokoh Adat desa Harapan Jaya kepada harian Sumatera.com, Kamis 6 Nopember 2019.

Tokoh Pemuda, Tokoh Agama dan Tokoh Adat yang enggan disebutkan namanya menuturkan, ANAWI Kepala Desa Harapan Jaya disinyalir menggelapkan ratusan juta Dana Desa (DD), hal ini dapat dilihat dari beberapa program desa tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Pendapatan dan Biaya Desa ( RAPBDES).

Beberapa Item kegiatan yang diduga tidak sesuai dengan anggaran diantaranya :

  1. Pengerjaan Rabat Beton di 5(lima) titik dengan Volume P-500 meter, dikerjakan asal-asalan ; -Dusun Cikantor P – 50m. – Umbul Mesjid P-300m, Umbul BaruP-50m, Dusun Aroik P-70 m, Dusun Muara P-30 m.
  2. Pengelolaan Badan Usah Milik Desa (Bumdes)yang tidak ada transparansi, penjualan Gas Elpiji 3kg dan penyewaan Tarub tidak Dapat dirasakan manfaatnya oleh warga.”Usaha Tarub dari tahun 2018, padahal tarub itu ada uang sewanya ketika masyarakat menggunakan, tapi faktanya kerusakan tarub sejumlah 4 unit aja tidak mampu memperbaiki padahal ada dana kas dari hasil sewa, kedua usaha tabung gas elfiji sampai detik ini bumdes tidak mampu beli isi ulang karna dananya habis”
  3. Honor aparatur desa dan untuk lainnya hanyak yang tidak sampai kepada yang berhak.

Hasil ivestigasi kami (hariansumatera.com) dilapangan, diperoleh data sebagai berikut:

  1. Bendahara desa yang merangkap sebagai Ketua Bumdes mengatakan, tidak tahu menahu soal berapa jumlah Dana Desa dan realisasinya untuk apa aja dia tidak tahu, karna saya hanya tanda tangan penarikan dana desa dan uangnya semua dibawa Kepala Desa (Bapak ANAWI)
  2. Bendahara Bumdes yang merangkap sebagai ketua RT 001 mengatakan, tidak tahu menahu soal Dana Bumdes dia cuma mencairkan dana di bank setelah itu dana diambil lagi sama kades dan hasil usaha bumdes dananya selalu di ambil kades sehingga sampai detik ini unit usaha Bumdes berupa tabung gas elfiji tdk bisa belanja isi ulang karna dana nya habis dipakai kepala desa
  3. Kaur pembangunan sekaligus TPK jga tdk tau menau soal anggaran untuk pembangunan bahkan RAB dan Desain juga tdk di kasih tau, tugas TPK hanya mengawasi proses pembangunan saja bahkan untuk honor TPK juga dia tidak tahu selama ini yg dia dapat hanya siltap sebagai kaur pembangunan
  4. Pelaksanaan pembangunan rabat beton proses pekerjaannya dilakukan oleh orang luar desa bukan oleh masyarakat desa harapan jaya, padahal dlm aturan pengelolaan dana desa harus ada program Padat Karya Tunai (PKT) artinya pekerjaan pembangunan harus dikerjakan oleh masyarakat desa setempat.
Bapak ANAWI Kepala Desa Harapan Jaya

SARWADI Selaku kaur pembangunan, sekaligus TPK ketika dihubungi hariansumatera.Com, Selasa 5 November 2019 mengatakan, Tahun ini pembangunan didesa Harapan Jaya, melakukan kegiatan: Pengerjaan Rabat Beton di 5(lima) titik dengan Volume P-500 meter, dikerjakan asal-asalan ; -Dusun Cikantor P – 50m. – Umbul Mesjid P-300m, Umbul BaruP-50m, Dusun Aroik P-70 m, Dusun Muara P-30 m.

Dikonfirmasi Prihal Nominal Anggarannya, Sistematis pengelolaan, dan Kualitas Bangunan. Beliau menjawab “Maaf saya sama sekali tidak mengetahui Besaran Anggaran Rabat Beton tersebut pak, Sebab pekerjaan nya diborongkan kepada pemborong Berasal dari desa Kedondong, dan pemborongnya Masih Keluarga Bpk ANAWI (Kades)”, ungkapnya.

Ditambahkan, “Masalah Kwalitas Pembangunan semua sudah Serah Terima pak, sebab sudah diCek Oleh Tim Inspektorat kabupaten,tapi saya tidak tau siapa namanya.Tapi kata pimpinan inspektorat kepada Bpk kepala desa Bpk ANAWI,Tlg Agar diperbaiki Bangunan Rabat Beton nya”. Ungkap SARWADI.

Lain halnya yang dialami Oleh Bpk DIDIH Slaku RT di Lingkungan 03, selain tidak diberikannya SK, beliau pun sufah tidak digaji Selama 13. Bulan terhitung Sejak November-2018. (Eka)

One thought on “Ratusan Juta Dana Desa Diduga Menguap di Tangan Kades Harapan Jaya Pesawaran

  • Rabu 6 Oktober 2021 pada 20:29
    Permalink

    Kata spa dana tersebut di telan bapak kepala desa,bukankah wartwan atau media bahwa di tahun tersebut sebagain besar dana tercurahkan kepada BLT DD yang terdampak covid 19.mohon jangan sembarangan menulis berita yg tidak benar hanya karna mencari seseran,
    Kerjalah yg bagus terimakasih

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com