Nekat Lempari Mobil Dinas Polisi dengan Batu, Pemuda ini Ditangkap Polres Lampura

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Unit Reskrim Polres Lampung Utara telah mengamankan seorang pemuda karena melakukan pelemparan batu berinisial RJ (18) warga Desa Candimas, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara diamankan aparat penegak hukum (APH) atas tindak pidana pelemparan kendaraan Satuan Lalu Lintas Polres Lampura, Senin (15/3/21)

Diketahui, kejadian pelemparan kendaraan Sat Lantas polres Lampura di lakukan tersangka bersama dua rekannya di jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara Kelurahan Kelapa Tujuh, Kecamatan Kotabumi Selatan tepatnya di depan Dealer Yamaha pada hari Minggu (17/1/21) pukul 04.30 Wib.

Kapolres Lampura, AKPB, Bambang Yudho Martono mengatakan Jajarannya berhasil mengungkap kasus pelemparan kendaraan milik Sat Lantas Polres Lampura dengan menggunakan batu dengan mengamankan tersangka berinisial RJ (18) warga Desa Candi Mas.

Kejadian itu berawal, pada hari minggu (17/1/2021) sekira pukul 04.30 wib pelaku yang berjumlah 3 (tiga) orang dengan mengendarai sepeda motor secara bersama-sama melakukan lemparan dengan menggunakan batu terhadap 1 unit Toyota Rush patroli lalu lintas Polres Lampung Utara saat sedang melintas di jalan Alamsyah ratu prawiranegara di depan dealer Yamaha kelurahan kelapa 7 sehingga menyebabkan kaca mobil patroli Satlantas pecah.

” Tersangka dikenakan pasal 170 KUHP pidana dan atau pasal 406 KUHP pidana ancaman 5 tahun 6 bulan dengan barang bukti 1 unit mobil merek Toyota Rush warna putih milik satlantas Polres Lampung Utara, batu dan tiga pecahan kaca mobil, ” Tutur AKBP, Bambang Yudho Mertono ketika menggelar kotnfrensi pers di Mapolres setempat Didamping Kasat Reskrim AKP Gigih Andri Putranto, S.H., S.I.K, Kasat Lantas Polres Lampura, AKP Akhmad Wiratama, Kasat Narkoba Polres Lampung Utara, Iptu Aris Satrio Sujatmiko, Senin (15/2/2021)

Dia menambahkan, ketika di lakukan penangkapan terhadap pelaku RJ (18), petugas juga menemukan narkoba dengan jenis sabu dalam kaca pyrex korek, korek api gas dan botol plastik warna hijau. ” Untuk itu tersangka juga dikenakan 112 ayat 1 undang-undang republik Indonesia Nomor 35 tentang narkotika ancaman pidana maksimal 20 tahun, ” Terangnya.(Efri).

hs-krs-22.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com