M. Nasir, S.I.Kom., M.M., Sang Penyelamat Demokrasi di Bumi Pesawaran

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Opini oleh Eka Anwar

Pesawaran – Tentu masih teringat jelas dalam benak kita masyarakat di Kabupaten Pesawaran atas isu yang muncul pada awal dimulainya tahapan-tahapan pilkada tahun 2020 yang mana Petahana akan melawan kotak kosong pada pemilihan kepala daerah di Kabupaten Pesawaran tahun 2020 ini. Didalam sebuah tatanan kehidupan demokrasi tentu menjadi sesuatu “makanan” yang tidak sehat, demokrasi yang “sakit” apabila masyarakat Pesawaran hanya di suguhi satu pasangan calon dalam kontestasi pilkada tahun ini.

Dalam situasi tatanan politik demokrasi yang hampir mati, hadir sosok M. Nasir,S.I.Kom.,M.M. yang menyelamatkan tatanan Demokrasi di Kabupaten Andan Jejama itu. Perjuangan panjang dan sangat sulit harus dilalui ditambah harus menelan pil yang sangat pahit. Mengorbankan jabatan yang sudah sangat nyaman demi kehidupan demokrasi di Pesawaran yang sehat.

Selain harus mengorbankan jabatannya selaku ketua DPRD Kab. Pesawaran, M. Nasir,SI.Kom.M.M harus di pecat dari ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Pesawaran, tidak hanya itu, Jumat 25 September 2020 kembali dipecat dari partai yg selama 28 tahun menjadi partai kebanggaanya itu.

M. Nasir sejak awal sudah tahu dan siap bahkan sadar sesadar-sadarnya dengan segala konsekwensi atas keputusanya itu, hal ini semata-mata demi untuk misi penyelamatan demokrasi di bumi tempat ia di lahirkan dan dibesarkan itu. Sebagai putra daerah, baginya wajib hukumnya menyelamatkan masyarakat pesawaran dari ancaman monopoli politik yang dapat mengarah pada politik transaksional.

Terakhir, bagi masyarakat Kabupaten Pesawaran, M. Nasir tentu juga mempunyai kekurangan, karena setiap orang pasti memiliki kekurangan masing-masing. Tetapi harus diakui bahwa apa yang dilakukannya adalah baik dan untuk kebaikan masyarakat, dan tentu sebagai upaya peningkatan pembangunan di Kabupaten Pesawaran merata menuju Pesawaran yang lebih hebat, sejahtera dan berkeadilan.

Oleh karena itu mari bersama-sama kita berikan penyadaran politik kepada masyarakat di Kabupaten Pesawaran agar tidak apatis dengan politik. Karena Sudah saatnya orang baik memilih orang baik. Sudah satanya orang baik bersuara dan menentukan sikap politiknya agar Bumi Andan Jejama dapat BERSINAR seperti Matahari disiang hari dan seperti bulan purnama di malam hari. BERSINAR TANPA HENTI TANPA MEMANDANG SIAPAPUN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com