Kasdam II/SWJ Tutup TMMD ke-103 Tahun 2018

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tanggamus (HS)- Kepala Staf Kodam II/Sriwijaya  (Kasdam ) Brigjen TNI Syafrial  PSC.M.Tr.Han, Memimpin upacara Penutupan  TNI Manunggal Membangun Desa ke-103 Kodim 0424/Tanggamus Tahun 2018, bertempat di lapangan Sailing Pekon Argopeni kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Selasa (13/11/2018).

Dalam acara tersebut, Kasdam disambut Bupati Tanggamus Dewi Handajani bersama Danrem 043/ Garuda Hitam Kol. Kav. Erwin Djatniko dan Dandim 0424 Tanggamus Letkol Anang Hasto Utomo.

Tampak hadir Direktur Pamobvit Kombespol Prabowo Santoso mewakili Kapolda Lampung, Forkopimda kabupaten Tanggamus, Sekdakab, OPD Camat dan kepala pekon se kecamatan Sumberejo.

TMMD Ke-103 Kodim 0424/Tanggamus Tahun 2018, dengan tema “TNI MANUNGGAL RAKYAT DALAM MEWUJUDKAN DESA YANG MAJU, SEJAHTERA DAN DEMOKRATIS”

Laporan Hasil Kegiatan TMMD ke 103 disampaikan oleh Dandim 0424 Letkol Arh Anamg Hasto Utomo. Pelaksanaan TMMD selama satu bulan dari tanggal 15 Oktobet sd 14 Nopember 2018, dengan sasaran pembangunan pisik berupa pembangunan sarana dan prasarana yang menyentuh pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, ungkap Dandim.

Kasdam membacakan amanat KSAD selaku penanggung jawab operasional TMMD ke-103 tahum 2018 menyampaikan, selama  satu bulan kegiatan TMMD ke-103 dibuka tanggal 15 Oktober 2018, Para Prajurit TNI, anggota Kepolisian Aparat Pemda dan masyarakat, telah bekerja keras guna mencapai sasaran pembangunan baik pisik maupun non pisik yang mencakup 50 desa sasaran di 50 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Dimana setiap pelaksanaan TMMD dapat menyaksikan semangat gotong royong yang terpancar di setiap wajah masyarakat sekaligus cucuran keringat masyarakat dan aparat yang bersama-sama bekerja dilapangan, ungkap Kasdam.

Hal ini merupakan refleksi kekuatan sangat besar dari segenap komponen bangsa, yang memiliki visi misi yang sama dalam mengatasi persoalan pembangunan serta problematika kesejahteraan masyarakat. Kebersamaan inilah yang sebenarnya merupakan hakekat kemanunggalan TNI dan Rakyat, yang merupakan roh  perjuangan bangsa yang akan terus kita bangun dan pelihara.

Kemanunggalan ini merupakan aktualisasi peran TNI dalam mewujudkan seluruh potensi wilayah dan masyarakat sebagai pendorong kemajuan bangsa yang bermuara pada terbentuknya pertahanan nasional yang kokoh, pungkas Kasdam. ( Sul )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com