Kalah, Calon di Pilkades Serentak Lampung Utara Menggugat

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
KOTABUMI (HS) – Pilkades serentak di Kabupaten Lampung Utara, Rabu 24/05, yang lalu banyak gugatan dari para calon. Rata-rata, mereka yang kalah menuding kandidat yang menang telah bermain curang, akan tetapi hanya beberapa kandidat saja yang berani menggugat. Senin,(29/05/17).
Moh Isnaini, salah satu Cakades Desa Taman Jaya, Kotabumi Selatan, misalnya. Kepada media, ia mengaku telah melayangkan gugatan ke Pemda Lampung Utara, melalui Kesbangpol, Dijelaskannya, gugatan yang disampaikan pihaknya ke Pemkab diantaranya terkait dugaan pelanggaran dan kecurangan, Cakades Burhan,”Dalam pelaksanaan Pilkades di Desa Tamanjaya, tim kami menemukan banyak kejanggalan. Sehingga, kemenangan yang diraih Kades terpilih sarat kecurangan,” kata Moh Isnaini.
Adapun dugaan kecurangan tersebut lanjut Isnaini, yang dilakukan tim kades terpilih, Burhan, yaitu adanya dugaan penambahan data mata pilih, adanya dugaan praktik politik uang. “Dalam temuan tim kami menemukan adanya mata pilih dengan usia dibawah umur 17 tahun. Kemudian, ada pemilih yang bukan berdomisili atau warga asli Desa Tamanjaya. Selain itu, panitia pelaksana tidak tegas dalam adanya tindakan mobilisasi mata pilih. Hal ini tentunya telah melanggar kesepakatan bersama,”jelasnya.
Ditegaskan Moh Isnaini lebih lanjut, bahwasanya dugaan kecurangan yang dilakukan oleh Kades Terpilih, Burhan, telah dilaporkan ke instansi terkait. “Saya sudah melayangkan surat pengaduan ke Kecamatan Kotabumi Selatan, Inspektorat Kabupaten Lampung Utara, juga ke Badan Kesbangpol Kab. Lampung Utara. Saya harap pengaduan ini dapat ditindaklanjuti ke tingkatan lebih lanjut,” harap Moh Isnaini.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Lampura, Yuzar menyampaikan bahwasanya Pemkab Lampura telah mengetahui adanya laporan dugaan kecurangan dalam hal pelaksanaan pilkades di Desa Tamanjaya Kec. Kotabumi Selatan. “Laporan tersebut sudah kami terima. Pemkab Lampura akan memediasi kedua belah pihak. Terlebih dahulu, kami akan memanggil masing-masing pihak, baik itu pihak pelapor maupun pihak terlapor. Apabila dugaan tersebut cukup bukti akan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan pilkades di Desa Tamanjaya, maka akan dilanjutkan ke jenjang pidana dalam hal ini aparat penegak hukum terkait,” jelas Asisten I Pemkab Lampura, Yuzar, saat dikonfirmasi, Senin (29/05).
Ditambahkan Asisten I, Yuzar, jika dugaan pelanggaran dalam Pilkades Desa Tamanjaya Kec. Kotabumi Selatan terbukti secara sah melanggar hukum, maka Pemkab Lampura akan segera mengeluarkan SK Pemberhentian terhadap Kades Terpilih di Desa Tamanjaya. “Jika nantinya terbukti dan telah ditetapkan secara hukum bersalah, maka Pemkab Lampura akan memberhentikan Kepala Desa Terpilih, meskipun kepala desa dimaksud telah dilantik oleh Bupati Lampung Utara. Untuk kelancaran pelayanan masyarakat di desa setempat, tentunya pihak Pemkab Lampura akan mengganti kades dimaksud dengan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Desa,” pungkas Yuzar.‎(efri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com