Kabar SD Immanuel Kotabumi, Rumitkah Mengurus Izin Operasional Sekolah?

Bagikan
  • 20
  •  
  •  
  •  
  •  



Kotabumi (HS) – Bagaimana kabar Sekolah Dasar Nasional Plus Immanuel yang beroperasi tanpa mengantongi izin? Ternyata, izin operasional dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Utara belum juga didapat hingga kini.

SD Nasional Plus Immanuel, yang terletak di Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara, Lampung Utara, saat ini telah memiliki siswa didik 25 orang dari seluruh rombongan belajar (rombel) di kelas 1 (satu) sampai kelas 4 (empat). Sebagian merupakan siswa didik pindahan yang berasal dari SD terdekat.

Hal ini dibenarkan Penasihat SD Nasional Plus Immanuel, Pdt. Semmy Yonathan, saat dikonfirmasi awak media, Kamis, (26/10), di sekolah tersebut.

“Proses kelengkapan izin operasional sedang dikerjakan. Dalam waktu dekat, segala hal yang terkait dengan pemberkasan administrasi perizinan akan kami serahkan kepada pihak Disdikbud Lampura,” ujar Pdt. Semmy Yonathan.

Diberitakan sebelumnya, Kadisdikbud Lampura, Suwandi, menginstruksikan agar pihak SD Nasional Plus Immanuel mengembalikan siswa didik yang duduk dalam rombel kelas 2 sampai dengan kelas 4 ke sekolah asal.

Menanggapi hal itu, Penasihat SD Nasional Plus Immanuel, Pdt. Semmy Yonathan menyatakan tidak keberatan untuk mengembalikan siswa didik dimaksud. “Pada prinsipnya, kami sama sekali tidak merasa keberatan untuk mengembalikan siswa didik pindahan yang ada di rombel kelas dua sampai dengan kelas empat ke sekolah asal masing-masing, jika hal ini dianggap menyalahi aturan,” jelasnya.

Pdt. Semmy Yonathan (kanan)

Namun, masih dikatakan Pdt. Semmy Yonathan, pihaknya saat ini sedang mempelajari dan mencari peraturan yang secara legal-formal menyatakan bahwa tidak diperkenankan bagi sekolah yang baru didirikan untuk menerima siswa didik pindahan.

“Siswa didik pindahan yang ada di sekolah kami merupakan alumni dari TK yang ada dalam naungan yayasan kami. TK Immanuel telah berdiri dan beroperasi selama tujuh tahun. Kurikulum pendidikan TK yang kami berikan selama ini sesungguhnya memberikan tempat di hati para wali murid. Atas kebijakan Pengurus Yayasan maka berdirilah SD Nasional Plus Immanuel tiga bulan yang lalu,” jelasnya seraya mengatakan mengetahui telah berdirinya SD tersebut, wali murid alumni TK Immanuel memindahkan anaknya guna mendapat pendidikan lanjutan.

“Itu merupakan inisiatif dan kehendak wali murid. Jika hal ini dianggap melanggar peraturan yang resmi, kami akan segera menindaklanjuti hal tersebut demi keberlangsungan pendidikan siswa-siswa tersebut,” urai Pdt. Semmy.

Ditambahkannya, sejauh ini pihaknya belum mendapatkan surat resmi dari Disdikbud Lampura terkait pengembalian siswa didik dimaksud.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri 02 Wonomarto, Murtini, membenarkan bahwa siswa didiknya yang pindah ke SD Nasional Plus Immanuel belum dikembalikan ke sekolahnya.

“Belum, Pak, mereka saat ini masih belajar dan tercatat sebagai siswa didik di SD Immanuel. Dan sampai sekarang belum ada komunikasi lanjutan terkait pengembalian mereka,” tutur Murtini, saat dikonfirmasi via ponsel, Kamis, (26/10). (efri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com