Jelang Pelonggaran Pembatasan Sosial, 1 Warga Lampura Terdektesi Positif Corona

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

KOTABUMI (HS) – Menjelang penerapan kelonggaran pembatasan sosial (newnormal) sesuai instruksi pusat, kembali, satu warga asal Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara terkonfirmasi positif covid-19. Dengan dimulainya kembali aktivitas ekonomi produktif tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Sehingga 6 orang total terkonfirmasi positif corona dikabupaten tertua di Lampung itu. Setelah 5 sebelumnya terdeteksi hasil serupa berdasar uji swabnya, menurut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Lampung Utara, Sanny Lumi, sekaligus Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi, Jumat (5/6/2020), berdasarkan hasil pemeriksaan UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Propinsi Lampung, Selasa, 2 Juni 2020.

“Warga tersebut kita sebut sebagai K#6 LU atau warga Lampura positif terkonfirmasi covid-19 yang keenam. Saat ini tim telah melakukan langkah antisipasi dengan menempatkannya di tempat isolasi khusus disediakan pemerintah di Islamic Center Kotabumi, “kata Sanny.

Seteleh sebelumnya, menurutnya telah dilakukan serangkaian tes guna mengetahui secara pasti virus berada di tubuh warga yang sebelumnya berstatus orang tanpa gejala itu. Termasuk dalam cluster Gowa, Sulawesi Selatan, yang berbarengan dengan warga terkonfirmasi positif pertama (K#1). Sempat terjadi kedalahan dalam penulisan riwayat perjalanannya, sehingga baru dilaksanakan pemeriksaan secara intensif.

“Lalu, dilakukanlah rapidtes pada, Rabu 29 Mei 2020 dan hasilnya reaktif. Keesokan harinya, Kamis, 30 Mei 2020 dilakukan swab pertama, dilanjutkan, Jumat, 31 Mei 2020 swab kedua. Dan didapatlah hasil positif, ” terangnya.

Dengan adanya penambahan kasus baru konfirmasi positif disana, pihaknya berharap menjadi momentum meningkatkan kewaspadaan dan disiplin masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan. Seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan tidak berkumpul.

“Serta menunda rencana untuk melakukan perjalanan keluar wilayah terutama ke daerah zona merah hingga pandemi yang berasal dari Wuhan, RRT itu. Sehingga dapat segera berakhir, “pungkasnya.(efri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com