Gas Melon Benar-Benar Permainan, Harganya Melambung Tinggi di Kotabumi

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Warga Desa Aji Kagungan, Kecamatan Way Kunang, Lampung Utara, mengeluhkan harga gas LPG tiga kilogram (Kg) atau biasa disebut gas melon yang melambung tinggi beberapa hari ini.

“Harga gas melon sudah melambung tinggi sudah di atas harga eceran tertinggi yakni mencapai Rp 32 sampai Rp 35 per tabung,” kata Taufik, seorang warga desa setempat.

Taufik mengaku terpaksa membeli gas untuk keperluan rumah tangga saat ini seharga Rp 32.000 per tabung dan malah bisa sampai Rp 35.000 per tabung. Selain itu juga, gas melon berwarna hijau tersebut susah sekali didapat dan langka harus mencari sampai kotabumi tidak seperti biasa selalu ada di pedagang eceran.

“Saya sampai ke kotabumi bang, bahkan di pangkalan yang ada di dekat eks bioskop garuda itu pun kosong” Keluhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lampung Utara, Hendry, ketika di konfirmasi via WhatsApp mengaku dirinya sedang berada di Bandar Lampung. Ia mengatakan belum mendapatkan laporan dan berjanji akan memantau dan menindak lanjuti serta mempertanyakan ke agen atau pangkalan-pangkalan gas Pertamina.

“Atas terjadinya kelangkaan penjualan gas LPG di daerah ini, pemerintah akan segera menyampaikan keluhan masyarakat dengan pihak PT Pertamina, Kami akan pertanyakan dan sampaikan masalah gas LPG yang dikeluhkan masyarakat karena harganya mahal dan sulit dicari,” papar Hendry. (Efri).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com