Babinsa Ujung Tombak TNI AD Berkedudukan di Desa-Desa

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Rawajitu Utara (HS), Danramil 426-03/Rawajitu, Mayor Inf Haris Nusantara menyebutkan Babinsa merupakan ujung tombak TNI Angkatan Darat yang ditempatkan di desa-desa, Senin (1/09/2019).

Hal itu ketika ditemui wartawan, di bidang teritorial tugasnya Babinsa (Bintara Pembina Desa). Dalam melaksanakan tugasnya Babinsa harus menguasai lima kemampuan teritorial, diantaranya kemampuan cegah dini deteksi dini, temu cepat dan lapor cepat.

Babinsa juga dituntut memiliki kemampuan Komunikasi sosial (Komsos) dengan baik, agar tugas teritorial yang menjadi tanggung jawabnya dapat dilaksanakan dengan benar.

Sertu Lilik Mujio Babinsa Desa Bandar Anom, Kecamatan Rawajitu Utara, Kabupaten Mesuji, melaksanakan anjangsana komunikasi sosial dengan masyarakat di RT 01 RK 01 Desa Bandar Anom.

Dirumah Wanto warga setempat, Sertu Lilik mengatakan, di zaman sekarang Babinsa harus berperan aktif ditengah tengah masyarakat, harus mampu menguasai wilayah Desa binaan menjadi tanggung jawabnya.

Kehadiran Babinsa harus bisa dirasakan oleh masyarakat, mampu memberikan solusi, meringankan beban dan membantu kesulitan rakyat sekelilingnya seperti yang tertuang dalam delapan Wajib TNI.

Menurut Lilik sekarang kita ada program pendampingan pertanian dalam rangka swasembada pangan Nasional. “Mari kita sukseskan program swasembada pangan, agar kita tidak usah impor beras” ajakan babisa berpangkat sertu. (gun).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com