Tanggamus (HS) – Harapan warga Pekon Petai Kayu dan Ulu Semong, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, untuk memiliki jembatan permanen akhirnya akan terwujud, Kamis (15/05/2025).
Asisten 2 Hendra Wijaya Mega mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus berencana membangun jembatan penghubung antar pekon tersebut akan dimulai pada tahun 2025.

Pembangunan jembatan ini menjadi bagian dari prioritas infrastruktur yang diusung oleh Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi dan Wakil Bupati Agus Suranto dalam merealisasikan visi “Kerja Jalan Lurus Perubahan” demi pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kabupaten.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak kendaraan roda dua dan roda empat masih harus melintasi jembatan kayu seadanya yang berdiri di atas jalan tanah merah.
Sebuah papan informasi bertuliskan “Jembatan ini secara diperbaiki oleh Pemkab Tanggamus di tahun 2025” menjadi penanda bahwa proyek pembangunan sudah masuk tahap persiapan.
Jembatan permanen tersebut nantinya tidak hanya menghubungkan Pekon Petai Kayu dengan Pekon Ulu Semong, tetapi juga akan menjadi jalur akses penting menuju Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat.
Proyek ini diyakini akan memberikan dampak signifikan terhadap kehidupan sosial, keamanan, pendidikan, dan terutama aktivitas ekonomi warga.
“Pembangunan jembatan ini menjadi prasarana vital untuk memperlancar distribusi hasil perkebunan dan pertanian masyarakat, terutama kopi dan pisang yang menjadi komoditas unggulan di wilayah ini,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Dengan kehadiran jembatan permanen ini akan menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan komitmen daerah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang berkeadilan.
Pembangunan Jembatan Petai Kayu Ulu Semong Saat ini masih dalam proses penyusunan Perencanaan oleh Pihak Konsultan.
Insya Allah Pembangunannya yang merupakan bagian dari Program Bapak Bupati Moh. Saleh Asnawi dalam menuntaskan Pembangunan Jembatan Secara Bertahap di realisasikan melalui APBD tahun 2025, ujar Hendra (*)



