Jalan Poros Rawapitu Rusak Parah, Petani Menjerit

Bagikan Berita

Rawapitu (HS) – Program Gubernur Kartu Tani Berjaya (KTB), nampqknya tidak sampai ke Rawapitu. Jalan Poros Provinsi Lampung, di kecamatan Rawapitu,  bertahun-tahun rusak parah sampai saat ini belum ada perbaikan, akibatnya petani menjerit harga gabah anjlok sementara harga pupuk melambung, Jumat (06/8/2021).

Kerusakan jalan yang telah bertahun tahun belum ada perbaikan dari Pemkab Tulang Bawang  maupun Pemerintah Provinsi  Lampung, mengakibatkan kerugian bagi masyarakat petani sekitar.

Akibat jalan rusak itu harga gabah kering giling hanya di beli pedagang Rp30.070 rupiah per kg, sementara   harga pupuk bersubsidi melambung naik, seperti harga orea yang biasa di jual Rp.100 ribu per 50kg naik menjadi Rp.130ribu,  termasuk dengan jenis pupuk lainya.

Para petani yang enggan di sebutkan namanya meminta pemerintah terkait untuk segera memperbaiki jalan poros yang rusak tersebut.

”kami ingin hidup sebagai petani sejahtera, jalan bagus harga pupuk sesuai dengan harga eceran tertiggi dari pemerintah harga gabah mengikuti harga tertinggi dari pemerintah, sampai kapan ketiga permasalahan itu selesai, jalan, harga pupuk,harga gabah kering giling, kami ingin ketiga faktor itu ada yang mengurusinya,”ujar para petani.

Zainal Kwgapoktan kampung rawa ragil,kecamatan rawa pitu ketika di hubungi kepada harian Sumatra.com membenarkan adanya kelangkaan pupuk bersupsidi,untuk mengatasi hal itu terpaksa pihakya medatangkan pupuk non bersupsidi,di akui zainal harganya cukup mahal terpaksa petani di rawa ragil pembeli kebutuhan bahan penyubur tanaman padi itu (GUN)

https://www.hariansumatera.com