9 Daerah Provinsi Lampung Masuk Zona Orange Covid-19

Bagikan Berita

Bandar Lampung (HS) – Kasus terkonfirmasi Covid-19 Lampung bertambah 33 orang, total kasus Covid-19 menjadi 1.884. Sebelumnya, kasus konfirmasi positif Covid-19 di Lampung hanya 1.851 kasus, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Lampung, Senin, (2/11/2020).

Sembilan Daerah Provinsi Lampung masuk Zona Orange, Kabupaten Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Barat, Tanggamus, Pesawaran, Kota Metro dan Lampung Tengah. Empat Daerah Zona Kuning Pesisir Barat, Pringsewu, Lampung Selatan dan Lampung Timur. Satu Zona Merah Kota Bandar Lampung dan zona hijau kabupaten Mesuji.

Dari jumlah 1851 kasus, sebanyak 527 pasien kasus konfirmasi masih menjalani isolasi. Jumlah itu berukurang 6 pasien dari hari sebelumnya yakni 533 pasien.

Dari total kasus yang ada, jumlah pasien yang selesai menjalani isolasi pun mengalami penambahan 39 orang. Saat ini pasien yang selesai menjalani isolasi atau sembuh berjumlah 1.279 pasien.

Sedangkan kasus kematian pasien Covid-19 di Lampung berjumlah 78 kasus. Pasien yang meninggal dimakamkan dengan protokol pemulasaraan jenazah pasien covid-19.

Sedangkan, jumlah pasien yang dinyatakan suspek saat ini hanya berjumlah 87 orang. Sebanyak 19 diantaranya merupakan kasus suspek baru dan 68 lainnya sedang dalam pantauan.

Bandar Lampung kembali ditetapkan sebagai wilayah berstatus zona merah, hal itu diakibatkan kembali meningkatnya kasus angka penyebaran virus Covid-19 di Kota berjuluk Tapis Berseri.

Berdasarkan data terbaru dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bandar Lampung, melalui website covid19.bandarlampungkota.go.id yang diakses pada Senin, 2 November 2020, diketahui jumlah kasus positif yang terdata sebanyak 871 kasus positif.

Dari data itu, 5 Kecamatan dengan kasus positif terbanyak, Sukarame 83 kasus, Kemiling 70 kasus, Tanjungkarang Barat 65 kasus, Way Halim 64 kasus, dan Tanjungkarang Pusat 60 Kasus.

Peningkatan kasus Covid-19 cukup tinggi, di bulan Oktober terjadi peningkatan sebanyak 526 kasus. Sementara selama dua hari di bulan November bertambah 56 kasus.

https://www.hariansumatera.com