Warga Apresiasi Kinerja Kades Karang Sari

Bagikan Berita

KOTABUMI (HS) – Dana Desa (DD) yang telah digelontorkan pemerintah pusat melalui Kementerian Desa ternyata membawa manfaat yang tidak sedikit bagi masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Karang Sari, Muara Sungkai, Lampung Utara, yang merasakan dampak positif.

Pemanfaatan Dana Desa (DD) tahap kedua sebesar 40% tahun 2019, untuk tahun ini salah satunya di peruntukan untuk membangun drainase di dusun 1, Rt 1 dan 2 dengan volume keseluruhan 674m, (enam ratus tujuh puluh empat) meter dengan total anggaran Rp.221.250.000 dengan lebar dan dalam sama rata pada umumnya.

Kepala Desa Karang Sari, Soli Asalsa, mengatakan bahwa masyarakatnya memang mengeluhkan mengalirnya air di waktu musim hujan, untuk itu dana desa (DD) 2019 untuk pembangunan drainase tersebut.

“Keberadaan drainase sangat diperlukan warga maka kita realisasikan, kedepannya saya sebagai perangkat desa akan terus menghimbau dan mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawatnya, mengingat gestur tanah di sini yang berpasir” Harapnya.

Lebih lanjut Soli, memaparkan bahwa bukan hanya untuk membangun drainase, pemakaian dana desa (DD) dari total pagu yang didapat Rp. 989.901.305 keseluruhannya, menganggarkan untuk Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) sebesar Rp.50, 000,000,00., (Lima Puluh Juta Rupiah) dalam bentuk simpan pinjam.

“Selain fisik drainase, kita menyalurkan dana ke Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) simpan pinjam, untuk masyarakat desa yang membutuhkan modal, kita tau mas warga desa ini rata-rata petani, sudah kita serahkan dengan pengelola Bumdes,”Terangnya.

Tempat yang sama Joni (43) warga desa karang sari, mengatakan bahwa sanitasi yang baik akan membuat lajunya air sewaktu turun hujan akan mengalir lancar serta tidak cepat merusak badan jalan, warga masyarakat akan dapat melaju transportasinya hingga aktifitas lalu lalang kendaraan akan semakin lancar untuk menggali perekonomian warga.

“Semakin bagus kami puas dengan pelaksanaan pekerjaan drainase yang bersumber dari Dana Desa ini, dikarnakan musim hujan air mengalir tidak akan merusak badan jalan, dipastikan jalan ini akan bertahan lama,” terang Joni warga desa karang sari.(efry).

https://www.hariansumatera.com