Kesan Seram Hilang Setelah Melihat Langsung Lapas Kelas II.B Kotaangung

Bagikan Berita

Tanggamus (HS),- Terbayang dalam benak kita, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang identik dengan sebutan Penjara. Sudah pasti terkesan seram dan menakutkan. Namun berbeda bila kita menjejakan kaki di Lapas kelas IIB Kotaagung. Saat hariansumatera.com diberi kesempatan bertandang mengunjungi lapas.

Cuaca cerah pada pagi itu, mengantar ke sebuah gerbang. Tampak terlihat bangunan yang berukuran dua setengah hektar. Dirancang khusus dikelilingi dinding pagar tembok dengan tinggi kurang lebih lima meter dan tertutup rapat, sehingga tak sedikit celah terlihat aktifitas didalamnya.

Berhenti sejenak tepat di Pos Pelayanan Komunikasi Masyarakat (Yankomas) terdapat ruang tunggu kunjungan. Dalam ruang terbuka itu suasana seperti kape dengan dipasilitasi meja kursi dan alunan suara musik musik klasic yang syahdu terdengar ditelinga.

Masuk ke dalamnya, terlihat 5 petugas berseragam lengkap dengan tubuh sedikit gempal. Ia meminta hariansumatera.com untuk berfoto sejenak dan mengenakan tanda pengenal tamu yang disodorkannya terlebih dahulu. Selanjutnya, diajak menuju ke lantai II untuk menemui Kalapas Sohibur Racman.

“Selamat datang di Lapas Kelas IIB Kotaagung. Baru tiba, Apa kabarnya?,” ujarnya menyambut kedatangan hariansumatera.com.

Setelah berbincang sejenak dengan suguhan kopi hangat dan makanan ringan. Kalapas langsung mengajak hariansumatera.com untuk mengelilingi lapas dan melihat aktivitas penghuninya. ” Inilah keadaan Lapas Kelas IIB Kotaagung, Kegiatan warga binaan di sini cukup banyak. Mereka berkebun, membuat kerajinan, belajar agama dan ada juga menyalurkan hobynya dengan berolah raga,” ujar Kalapas Sohibur Racman.

Sohibur menjelaskan, warga binaan dilapas ini berjumlah sebanyak 395 orang, dan 30 kamar hunian. Setiap warga binaan memiliki berbagai keahlian. Untuk itu, pihak Lapas memberikan fasilitas untuk warga binaan seperti adanya ruang Bengkel kerja, Perpustakaan, lahan tempat bercocok tanam, lapangan untuk berolah raga, poliklinik dan tempat Ibadah serta gedung aula yang bisa juga di pakai tempat berolah raga dan lain-lain.

“Kita berikan pasilitas dan pembelajaran setiap wargabinaan yang mau belajar. Sehingga para warga binaan dapat mengeksplorasi bakatnya setelah bebas,” terangnya Sohibur.

Sohibur melanjutkan, Ada diantara mereka menikmati hari-hari dengan berkebun di lahan kosong di samping kanan kiri dan belakang Lapas. Di sana, mereka menanam cabe, sawi, kangkung, dan lainnya.

Saat diantar diruangan kunjungan warga binaan lapas, terdapat sebuah kantin dan ruang bermain anak-anak dilengkapi mainan-mainan. “Adanya ruangan ini agar para keluarga dan family yang membesuk warga binaan dan membawa anak dapat bermain serta merasa nyaman “terangnya Sohibur dengan senyuman khasnya.

Sementara ketika melintasi salah satu ruangan, dan dimana terlihat ruangan terlihat bersih dan beberapa wargabinaan sedang duduk bersama. Sehingga timbul rasa keingin tauan, seketika kami didepan pintu namapak sebuah tulisan dimuka atas pintu tertulis “Dapur Umum. Dalam ruang itu, semua wargabinaan disibukan dengan aktifitas memasak ada yang memasak sayur dan lauk pauk, ada juga yang mengupas kulit telur.

Nampak situasi berbeda, ketika mengunjungi blok ruang hunian tahanan yang biasa di sebut sel. Aura sangat berbeda dalam lokasi itu, seraya dalam sebuah arena pertunjukan yang menegangkan. Ada yang berlalu lalang kesana kemari, adapula di dalam sebuah ruangan dengan kedua tangan mengepalkan jarinya di jeruji besi.

Tapi semua tidak luput dari penjagaan ketat petugas lapas yang setiap saat berkeliling memutari area lapas.

Tidak hannya itu, terdapat 4 Post penjaga menara dalam setiap sudut tembok tinggi yang mengelilingi Lapas. Dalam penjagaan post itu, petugas selalu memantau gerak gerik kegiatan wargabinaan yang ada di lapas selama dua 24 jam dengan cara bergiliran menjaganya.

“Bermalam 1 hari apa dua hari saja didalam Lapas agar tahu suka duka petugas Lapas pada saat melaksanakan tugas, dan sedikitnya paham bagai mana membina WBP,” imbuhnya Sohibur kepada hariansumatera.com. (sis)

https://www.hariansumatera.com