
Tanggamus (HS),- Bupati Tanggamus Dewi Handajani meresmikan objek wisata Puncak Batu Kapal di Pekon Way Harong kecamatan Air Naningan, Kamis (20/12/2018).
Peresmian yang dipimpin langsung oleh Bupati Tanggamus Dewi Handajani didampingi asisten III Bidang Pemerintahan Firman Ranie, Kepala Dinas Pariwisata Retno Noviana Damayanti Anggota DPRD Provinsi Lampung Joko Santoso, Camat Air Naningan Thalud, Kapolsek Air Naningan, Danramil, Kepala Pekon Way Harong, Kader PKK, serta masyarakat.
Dalam sambutannya Dewi Handajani mengatakan, sangat mengapresiasi langkah masyarakat dusun pekon Way Harong maupun warga yang sedang merantau dalam mendonasikan dana dalam melihat potensi yang ada disekitarnya serta bahu membahu agar terbuka pariwisata dipekon Way Harong, Khusus pada bapak Sohri yang telah suka rela menghibahkan lahannya untuk membuka objek wisata Batu Kapal ini.
“Kepada dinas pariwisata yang sudah melakukan pembinaan kepada pokdarwis- pokdarwis yang ada di Tanggamus, juga terimakasih kepada bapak sohri yang telah menghibahkan lahan tanahnya untuk membuka objek wisata puncak Batu Kapal, tidak lupa pula masyarakat pekon way harong yang tengah merantau dengan kepeduliannya mendonasikan sebagian uang untuk terciptanya objek wisata batu kapal ini, “Jelasnya.
Lanjutnya, semua pihak yang terlibat didalamnya harus siap mendukung serta bekerjasama agar destinasi wisata ini bisa berkembang dan bisa terkenal bukan hanya didalam negeri namun sampai mancanegara.
Dari Pemkab sendiri akan mengupayakan akses infrastruktur secara bertahap akan perbaiki atau dibangun ditahun 2019 yang mana untuk kabupaten tanggamus kemarin hanya 5 (Lima) Milyar tahun depan menjadi 9 (Sembilan) milyar rupiah, juga akan kita upayakan untuk dianggarkan dari provinsi Lampung untuk kabupaten Tanggamus khususnya sektor pariwisata.
Pariwisata itu harus ada sesuatu yang dapat membuat para pengunjung yang datang merasa ketagihan untuk datang kembali, seperti sikap ramah, senyum, artinya mereka dapat betah dan nyaman saat berada di objek wisata Batu Kapal ini, dan lebih penting lagi adalah sektor keamanan ditempat wisata perlu jadi perhatian masyarakat agar para pengunjung menjadi aman jangan sampai mereka hanya sekali datang akibat ada hal seperti kehilangan sesuatu yang berharga misalnya dompet atau handphone dan lain sebagainya.
Seperti halnya pemerintah daerah yang saat ini menerapkan slogan ratu (Ramah, Amanah, Tegas, dan Unggul) itu juga yang harus diterapkan di objek wisata Puncak Batu Kapal. Hindari perpecahan didalam organisasi pokdarwis jangan sampai terpecah hanya karena ada perbedaan, bupati mengajak semua pihak untuk bersama-sama saling bekerjasama.
“Perekonomian masyarakat sekitar dapat tumbuh, dengan potensi pariwisata di objek batu kapal ini, kulinernya, UMKM harus menggeliat dan dapat berjalan dengan banyaknya pengunjung yang datang di objek pariwisata ini.
Masyarakat harus jeli melihat potensi yang ada dan dapat pula meningkatkan SDMnya untuk membuat satu kreativitas mau itu di kuliner atau hal lainnya yang dapat membuat ekonomi didalam rumah dapat tumbuh dengan baik. Saya minta kepada dinas pariwisata untuk memberikan program – programnya agar dapat mempercantik wisata puncak batu kapal dengan menambah spot – spot selfi atau rumah pohon, karena zaman saat ini adalah teknologi jadi banyak digandrungi anak-anak muda, namun semua perlu kerjasama dan komitmen bersama semua pihak,” terang bupati.
Sementara Kadis Pariwisata Retno Noviana D mengatakan, dengan di resmikannya destinasi Puncak Batu Kapal di way harong kecamatan Air Naningan oleh bupati Tanggamus, memberikan dampak yang positif terhadap perkembangan kepariwisataan di kabupaten Tanggamus.
Kami berharap dengan adanya destinasi baru ini, dapat memberikan motivasi kepada masyarakat lainnya untuk pengembangan pariwisata selain sebagai tempat wisata juga dapat memberikan dampak peningkatan perekonomian di daerah tersebut.
“Kedepan terhadap wisata puncak batu kapal ini, dinas pariwisata akan mensuport terhadap SDM maupun infrastruk nya,” pungkas Retno. (Sis)



