Ratusan Orang PSHT Gedung Karyajitu Mengamuk

Bagikan Berita

Tulangbawang (HS) – Ratusan anggota Perguruan Setia Hati Teratai (PSHT) kampung Hedung Karyajitu, Kecamatan Rawa Jitu Selatan, Tulang Bawang, semalam mengamuk di cafe, satu orang terluka 4 tempat usaha dirusak, Jum’at malam (2/10/2018).

Beberapa warga mendukung pihak kepolisian mengusut kasus ini polisi jangan takut sekelompok orang.

Kapolsek Rawa Jitu Selatan AKP Agus Priono di dampinggi Kanit Reskrim AIPDA Priyo Setyo BC, ketika di hubungi wartawan hariansumatera.com, membenarkan ada nya kejadian itu.

Menurutnya penyidik telah menerima laporan, meminta keterangan para saksi, menggamankan barang bukti 2 buah pedang, pecahan kaca dan beberapa bukti lainnya.

Menurut kapolsek AKP Agus Priono situasi di TKP sudah kondusip dan beberapa anggota masih menggawasi di tempat kejadian.

Menurutnya korban luka Nur Hidayat anggota PSHT, luka sayat di bagian ketiak kanan dan luka tusuk di punggung, sementara banggunan yg di rusak, satu rumah dan satu tempat pencucian mobil milik Madar, warung Cafe milik Dedi Irawanto dan warung Cafe milik Samsul Arifin, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.



Keronologis kejadian kata Kapolsek, bermula Kamis tgl 1-11-2018 siang itu ada seorang pemuda menaiki sepeda motor masuk halaman SPBU Rawajitu sambil memainkan gas sepeda motornya melintas didepan beberapa pemuda yang sedang duduk-diduk, lalu pengendara motor itu kembali melewati para pemuda itu, dengan suara motor yang keras, ketika berhenti seorang pemuda itu berdiri lalu menghampiri lalu menempeleng pengendara motor anggota PSHT.

Kemudian pengendara tersebut pulang dan melaporkan kepada seniornya, tidak lama kenudian ke 4 seniornya mencari pemuda yg menempeleng anak buahnya di SPBU. mendapat keterangan pemuda yang menempelengnya ada di Cafe.

Ketika itu seniornya bertemu  pemuda yang menempeleng anak buahnya disalah satu Cafe, bahkan pelaku sudah meminta maap atas kehilapannya.

Meski sudah meminta maap teman pelaku pemukulan tetap tidak terima ditegur lalu terjadilah dorong mendorong, perang mulut, dan pisik menggakibatkan satu orang anggota PSHT terluka, ungkap Kapolsek.

Selanjutnya Jum,at pagi tgl 2-10-2018 korban luka melapor kepolsek dan loporan nya sudah sy terima kata kanit Reskrim AIPDA Priyo Setyo BC.

Malam Jum,at Sekitar pukul 21.30 wib sekitar 200 masa anggota PSHT mendatanggi Cafe yang diduga menyembunyikan pelaku penusukan terhadap korban, mencari tidak ketemu ratusan anggota PSHT Gedung Karyajitu menggamuk, merusak tempat usaha milik warga.

Para tokoh masarakat setempat meminta kasus ini bisa di selesaikan secara musawarah, didamaikan saja. Namun polisi tetap menyelesaikan kasus ini secara hukum, agar punya epek jera, menurut Kanit Reskrim AIPDA Priyo Setyo BC kasus pidana ini sudah di laporkan ke kapolres Tuba Sabtu 3-10-2018 pukul 02,00 wib. (Gun)

https://www.hariansumatera.com