4 Kasus Perampokan Sudah Lama Tak Terungkap

Bagikan
  • 26
  •  
  •  
  •  
  •  
Way Kanan –  Sungguh menyedihkan, 4 laporan kasus perampokan besar di Kabupaten Way Kanan Lampung yang sudah berbulan-bulan ditangani aparat kepolisian jajaran Polres Way Kanan, hingga kini tak kunjung terungkap.
Kini para korban sudah “mengiklaskan” aksi perampokan yang menimpa mereka, lantaran hingga waktu yang cukup lama penanganan kasus yang diserahkan ke aparat kepolisian itu tak sama sekali membuahkan hasil.
Muchlini warga Negara Batin Kabupaten Way Kanan, seorang korban perampokan pada Rabu (14/9/2016) tahun lalu, mengungkapkan rasa kecewanya atas kinerja aparat kepolisian daerah setempat yang hingga kini terkesan tidak berjalan. Hingga ia pun nampaknya harus “mengikhlaskan” aksi kejahatan perampokan yang telah merampas uang Rp. 300 juta di kediamanya kala itu.
“Yah sepertinya kita sudah tidak punya harapan lagi untuk polisi bisa mengusut tuntas para pelaku perampokan yang telah menimpa saya. Sebab, kasus – kasus perampokan yang sebelum saya pun sampai saat ini tidak terungkap juga,” keluhnya kepada media ini, Selasa (10/1).
Namun demikian, sambung Muchlini, tentunya warga Negarabatin berharap agar Kapolda Lampung ikut andil melihat keluhan warga Way Kanan atas kasus perampokan yang hingga kini tak kunjung terungkap.
“Kalau seperti ini jangan salahkan kami bila warga membekalkan diri dengan persenjataan untuk bertindak langsung jika ada aksi kejahatan di daerah setempat,” tandasnya.
Untuk diketahui, aksi kejahatan perampokan kelas kakap di Way Kanan sudah 4 kali terjadi. Namun, hingga kini tak satupun kasus tersebut berhasil terungkap oleh aparat kepolisian daerah setempat.
Berdasarkan data yang dihimpun,  aksi perampokan kali pertama terjadi di kediaman Sutris (45) Warga Kampung Tanjung Emas Kecamatan Negeri Besar Kabupaten Way Kanan, aksi tersebut terjadi pada Rabu (11/5/2016) tahun lalu. Akibat peristiwa itu, selain kendaraan Vega ZR BE 7513 WI milik korban berhasil dibawa kabur dua orang pelaku, Sutris juga akhirnya tewas setelah kepalanya tertembus timah panas oleh salah seorang pelaku dalam aksi perampokannya.
Aksi perampokan selanjutnya, terjadi  kediaman korban Muhlini Warga Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, sekira pukul 02.00 Wib, Rabu (14/9/2016) tahun lalu. Dari lokasi itu pelaku yang diperkirakan 8 orang bersenjata api berhasil membawa kabur uang tunai Rp300 juta, setelah pelaku berhasil menodong korban dikediamnya.
 Selain itu, aksi kawanan perampok bersenjata api telah menggasak uang tunai senilai Rp.100 juta, satu unit motor KLX, satu unit motor Supra X, dan kalung emas motif padi seberat 5 suku (33 gram lebih), cincin emas satu suku (6 gram lebih) beberapa unit Hp dan tas berisikan dokumen surat-surat motor dan mobil milik korban Setri Asihono (47) warga Dusun Tanjung Baringin, Kampung Simpang Tiga, Kecamtan Rebang Tangkas Kabupat3n Way Kanan, Sabtu (15/10/2016) tahun lalu.
Dan aksi perampokan terakhir menimpa korban Johar (45) warga Dusun Tajab, Kampung Negara Batin, Way Kanan pada Rabu (28/12/2016) lalu. Komplotan perampok bersenpi telah membawa kabur uang tunai Rp.20 juta, 1 unit motor Honda Beat, 1 Unit Motor Honda Revo, 3 Unit HP Samsung dan 6 dus rokok berbagai merk dari kediaman korban. (Ms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com