Waspada Virus Corona Penting, Tapi Jangan Panik, Ini Harus Dilakukan

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

GEJALA virus Corona mirip sekali dengan flu, seperti demam, batuk dan pilek. Namun, beberapa hari setelahnya seseorang yang terinfeksi virus corona bisa mengalami sesak napas akibat infeksi pada paru-paru (pneumonia).

Hingga saat ini belum ada obat atau vaksin penangkal virus Corona jenis baru novel coronavirus 2019 (2019-nCoV). Sehingga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar masyarakat tidak memandang sepele penyakit dan selalu menjaga kesehatan serta kebersihan diri dan lingkungan.

Berikut ini beberapa cara untuk mencegah penyebaran virus corona di Indonesia:

1. Cuci Tangan dengan Sabun

Pemerintah bekerjasama dengan sekolah-sekolah hingga tempat kerja untuk sama-sama menginformasikan tentang PHBS. Ini merupakan gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam upaya pencegahan kepada seluruh warga agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19/Corona.

Salah satunya adalah mencuci tangan dengan sabun dan air bersih. Mencuci tangan dengan benar disebut menjadi pencegahan penyebaran virus Corona yang sangat efektif. Pastikan ketika cuci tangan seluruh permukaan tangan seperti punggung tangan hingga pergelangan tangan, sela-sela jari dan kuku.

Cuci tangan secara teratur sebelum atau setelah makan, setelah menggunakan toilet, setelah menyentuh hewan, membuang sampah dan setelah batuk atau bersin.

Penyebaran virus Corona.Penyebaran virus Corona. Foto: Getty Images/iStockphoto/Moyo Studio

2. Menggunakan Masker saat Sakit

Untuk mencegah penyebaran virus Corona banyak masyarakat yang berburu menggunakan masker bedah hingga N95. Akan tetapi Menkes Terawan mengatakan, sebaiknya yang memakai masker adalah orang-orang yang sakit atau berisiko tertular karena pekerjaan.

Ketika sakit, pilihlah masker yang memiliki tiga lapisan dan ganti masker setiap hari untuk memastikan area mulut tetap higienis dan bebas dari kuman.

Terawan mengatakan masyarakat sehat sebaiknya tidak perlu memakai masker. “Karena itu saya menekankan dari WHO mengatakan yang pakai (masker) itu yang sakit, yang kedua yang bekerja di tempat risiko tinggi RS dengan penyakit infeksi, di ICU pun kalau bukan penyakit menular nggak pakai mereka. Sama saja mereka hanya cuci tangan, atau di kamar operasi. Jadi semua di tempat-tempat yang berisiko pakai masker,” ucap Terawan.

3. Etika Batuk dan Bersin

Menutup mulut saat bersin atau batuk bisa mencegah penyebaran virus Corona ke orang lain. Gunakan tisu atau sapu tangan ketika bersin atau batuk. Akan tetapi jika tidak tersedia tisu atau sapu tangan, kamu bisa menutup mulut menggunakan siku bagian dalam.

Karena semburan air liur akan mengenai siku, bukan telapak tangan. Karena jika seseorang bersin ke telapak tangan, akan berpotensi membuat kuman-kuman berpindah ke orang lain atau mengontaminasi objek-objek lainnya yang dia sentuh.

Pencegahan virus Corona.Pencegahan virus Corona. Foto: Getty Images/iStockphoto/Moyo Studio

4. Menjaga Daya Tahan Tubuh

Menjaga daya tahan tubuh bisa dengan berbagai cara. Mulai dari mengonsumsi banyak sayur dan buah, konsumsi vitamin C hingga minum racikan jamu tradisional.

Selain suplemen vitamin C, kamu juga bisa mengonsumsi buah-buahan seperti jeruk, pepaya, jambu biji hingga lemon yang mengandung tinggi vitamin C. Selain itu jahe, kunyit dan temulawak dapat meningkatkan sistem imun. Sehingga ramuan herbal ini bisa menjaga kesehatan dan dijauhi virus.

5. Memeriksakan Diri ke Dokter

Saat merasa tubuh demam tinggi, flu, batuk, sesak nafas dan kesulitan dalam bernapas sebaiknya periksakan diri ke dokter. Ada tiga rumah sakit di Jakarta yang menjadi pusat rujukan nasional yakni Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, RS Pusat Infeksi Sulianti Saroso, dan RS Pusat Persahabatan. Ketiganya termasuk dalam 100 RS yang disiagakan untuk menangani virus corona.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com