Menelusur Eksotisme Pantai Krui

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PESISIR BARAT (HS) – Keindahan kabupaten termuda Pesisir Barat. yang sering disebut sebagai surga pecinta olahraga surfing, seakan tidak pernah habis jika diceritakan, baik keindahan alam, budaya dan keasrian kotanya, dengan menawarkan begitu banyak keindahan yang akan sangat memanjakan mata dan menenangkan hati.

Tidak heran Krui, Pesisir Barat sangat sering dikunjungi wisatawan asing dari berbagai belahan dunia. Selain itu, lokasinya pantainya yang memang laut lepas atau lebih dikenal Samudera Hindia, menjadi daya tarik tersendiri untuk para wisatawan.

Para pelancong seolah dimanjakan dari awal menginjakkan kaki ke kabupaten termuda Provinsi Lampung dengan kebudayaan yang melekat, penduduk yang super ramah dan  keindahan alam yang tersaji di dalamnya.

Seperti yang telah diketahui oleh banyak orang bahwa pesisir barat terkenal dengan pantai-pantainya yang indah dan mempesona. Salah satu yang bisa disebut sebagai surga pantai Tanjung Setia adalah Pantai Laut lepas.

Sangat perlu diketahui bahwa Pesisir Barat dikeliligi oleh Taman Nasional yaitu Taman Nasional Bukit Barisan Nasional (TNBBS) perjalanan yang membelah hutan yang indah dan sejuk.

Kendaraan melaju, ketika menemukan sebuah rumah makan di sisi kanan yang tampak aman.

Setelah kenyang dan rehat dianggap cukup, saatnya untuk berangkat. Tentunya, dengan melafalkan doa terlebih dulu agar tak terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan. Baik dengan kendaraan maupun hal lainnya.

Pintu gerbang memasuki Tanjung Setia Resort, yang berada di Desa Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

Pantai di sisi kiri ombak yang ramai memeriahkan perjalanan yang semula hening dengan rute yang berkelok kelok membelah bukit dan TNBBS.
Memasuki Kawasan Tanjung Setia Resort. dengan ombak yang digandrungi para peselancar mancanegara.

Berada di Pekon atau Desa Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, malam hanya mendengar debur ombak yang kencang, Pantai tak bisa terlihat, terlalu gelap.

Pagi menghirup udara segar, Dengan menikmati pantai pasir putih di Tanjung Setia. Air surut di pagi hari, berbeda dengan malam hari, air laut tak jauh dari homestay.

Para peselancar berkulit putih mulai berkeliaran meski baru sekitar pukul 09.00. Papan selancar ukuran besar itu tak ketinggalan dipegang kuat.

Bagi yang tidak bisa bermain dengan ombak di destinasi ini, asyik juga mencermati hewan-hewan laut yang terbawa ke pantai di pagi hari. Mereka bersembunyi di antara karang-karang. Ketika air mulai pasang, bermain di pasir pantai yang bersih pun bisa jadi pilihan.daerah wisata ini juga terkenal sebagai spot untuk menikmati keindahan mentari tenggelam. (efri)

tgm-ad-2.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com