Hujan Lebat, Jembatan Desa Tanjung Riang dan Sidomulyo Lampung Utara Ambruk

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) — Intensitas Hujan yang cukup lebat dari Senin Sore sampai Selasa Pagi, menyebabkan arus sungai meluap dan Jembatan penghubung Desa Tanjung Riang dengan Desa Sidomulyo Kecamatan Tanjungraja, Lampung Utara(Lampura) Ambruk dan terputus, sekitar pukul 07.00 WIB, Selasa(21/2/17).

Jembatan dengan panjang sekitar 25 meter dengan lebar sekitar 5 meter yang dibangun 10 tahun yang lalu, patah pada bagian tengahnya, sehingga akses jalan terputus.”Jembatan ini beton dibangun tahun 2007, jadi akses jalan terputus(akibat jembatan. Ada sih jalan alternatif melalui desa melalui Desa Sinar Mulya, tapi agak jauh, dan di sini masih ujan,”ujar Camat Tanjungraja Heriyanto, sekitar pukul 10.00 WIB, selasa(21/2/17).

Heriyanto mengatakan Dirinya telah melaporkan kejadian ini ke Dinas pekerjaan umum(PU) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD), agar segera dapat dilakukan tindakan.”Di sini masih hujan, kami sedang di lokasi. Sambil menunggu dari Dinas PU dan BPBD, agar dapat segera dilakukan tindakan,”katanya.

Jika ambruknya badan jembatan itu lanjut Heriyanto, tidak bisa diperbaiki secara manual dan harus melibatkan alat berat.”Harus pakai alat berat, dan ini juga hanya bisa dilakukan jika air sudah surut,”ringkasnya.

M Asrun, warga Desa Tulung Balak, saat dijumpai menuturkan bahwa jembatan beton yang dibangun sekitar 10 tahun yang lalu, ambruk karena hujan yang cukup lebat dari kemarin mengakibatkan sungai meluap, Jembatan yang merupakan satu-satunya akses keluar warga setempat kini tak bisa lagi dilalui.

“Pembangunan Jembatan ini sudah sepuluh tahun yang lalu, kalau untuk anggarannya saya tidak ingat berapa jumlahnya, yang jelas jembatan ini ambruk karena banjir Subuh tadi, kami warga pengguna jembatan berharap pemerintah untuk segera membangunnya kembali,” ungkapnya.(efry).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com