Gusur Warga, Dinas Koperasi Lampura: Jangan Arogan

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Kotabumi (HS) – Dinas Koperasi dan UMKM Lampung Utara menyesalkan aksi gusur paksa yang dilakukan oknum Koperasi Produsen Pelita Harapan (KPPH) terhadap sejumlah warga Dusun Dorowati Desa Penagan Ratu Kecamatan Abung Timur Kabupaten Lampung Utara, yang mengelola tanah perengan pinggiran irigasi pengairan milik Balai Besar Pengairan Provinsi Lampung.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UMKM setempat, Lusi Ucida, Senin, (29/01/2018), saat dikonfirmasi di kantornya.

Dikatakan Lusi, keberadaan KPPH sebagai lembaga koperasi produsen telah terdata dalam database di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten setempat.

“Koperasi Produsen Pelita Harapan telah terdata secara resmi sebagai salah satu lembaga koperasi binaan Dinas Koperasi dan UMKM Lampura. Jadi, KPPH dapat dikatakan memiliki legalitas hukum yang sah untuk menjalankan aktifitas yang terkait dengan kegiatan perkoperasian,” jelasnya.

Meski demikian, ujar Lusi, pihaknya sangat menyesalkan sikap arogansi yang dilakukan oknum KPPH terhadap sejumlah warga Dusun Dorowati yang menggarap areal perengan irigasi yang diketahui milik Balai Besar Pengairan Lampung.

Dikatakannya, pihaknya akan segera memanggil oknum pengurus KPPH dimaksud guna mempertanyakan penyebab terjadinya peristiwa yang berpotensi memberikan preseden buruk terhadap koperasi dimaksud.

“Pada prinsipnya, kami akan melihat terlebih dahulu duduk persoalan yang sebenarnya. Untuk itu, saya akan melihat dulu seperti apa perjanjian kerja sama-MoU yang telah disepakati antara KPPH dan Balai Besar Pengairan Lampung. Namun saat ini, saya belum dapat menarik satu kesimpulan karena belum bertatap muka dengan oknum dimaksud serta belum mengetahui adanya MoU tersebut,” tutur Lusi.

Dijelaskannya, seharusnya pihak KPPH melakukan koordinasi terkait adanya perjanjian kerja sama tersebut.

“Kami akan panggil seharusnya kami dinas koperasi mengetahui adanya kegiatan atau MOU dan pihak produsen koprasi KPPH memberitahukan, Intinya kami akan panggil secepatnya guna meminta keterangan lebih lanjut,” tegasnya.(ef/di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com