Anggota DPRD Pesawaran Komisi III Geram Proyek P3A di Banjar Negeri Terbengkalai

Pesawaran (HS) – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran Heri Yurizal Effendi mengaku amat Geram dengan ulah rekanan Proyek Pembangunan Irigasi dilokasi persawahan dusun Sugihwaras Desa Banjar Negeri, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran yang terbengkalai. Hal ini diungkapkan Heri Yurizal Effendi, Selasa (8/11/2022).

Berdasarkan laporan warga sekaligus para pekerja proyek pembangunan Drainase perairan persawahan di dusun Sugihwaras dengan Volume 850m, belum separo telah terhenti pelaksanaannya.

Selain itu, rekanan pemborong meninggalkan hutang, diantaranya;

  • Hutang meterial kepada toko, bahkan sebagian material semen ditarik kembali oleh pemilik toko.
  • Upah pekerja lansir Rp.400.rb/Mobil/rit X 28 rit = Rp.11.200.000, menurut pengakuan pekerja sepeser pun belum dibayar.

Heri melanjutkan, mereka sudah mencoba menghubungi pihak rekanan proyek yang dulunya mengajak bekerja melalui Bpk Kasyono via Telpon, ternyata juga sudah tidak dapat dihubungi, sudah tidak aktif.

Mereka (para pekerja), meminta bantuan kepada saya selaku anggota DPRD Pesawaran dari komisi III, agar dapat memfasilitasinya, ujar Heri.

Heri menambahkan, sudah mencoba menelusuri ke Instansi terkait ternyata ini tidak ada kaitannya di kabupaten Pesawaran, Dinas PUPR, PU Perkim, bahkan Dinas Pertanian pun tidak ada. Saya mencoba mencari papan informasi proyek pekerjaan ini tidak ada, jika dikatakan pekerjaan ini tidak jelas tetapi jelas, jika saya katakan pekerjaan ini tidak bertuan ini sudah pasti ada tuannya, jelas Heri.

Harapan saya memohon kepada pihak Instansi terkait, apakah itu PUPR, PU Perkim, Pertanian, dan Perairan agar menegur keras pihak rekanan segera menyelesaikan kewajibannya, diantaranya :

  1. Segera selesaikan kewajiban pembayaran para pekerja.
  2. Segera selesaikan Hutang pembayaran Matrial.
  3. Pekerjaan agar secepatnya diselesaikan, dikarenakan para petani ingin memulai Aktifitasnya, saat ini sudah memasuki masa tanam padi.

Sementara itu, Pernyataan Kepala Desa Banjar Negeri Zel Gusrial Rais mengatakan, Proyek itu milik Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Pemborongnya Ketua Gapensi Metro yang bernama Angga, kalau nomor Hp nya sudah gak aktif, untuk jelasnya Konfirmasi aja dulu sama Bapak Murni Ketua Pemuda Pancasila (PP), soalnya Murni status diproyek itu, selaku pengamanannya. Tanpa izin Murni saya tidak berani memberikan Nomor Hp Angga (Pemborong) itulah prosedur dan mekanisme proyek tersebut, ujar Kades. (Eka)