Ada Talangan, Menteri PU: Sebagian Tol Lampung Aktif 2017

Bagikan
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Jakarta – Pembangunan infrastruktur di luar Pulau Jawa terus dikebut, contohnya seperti jalan tol Trans-Sumatera. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut, sejumlah ruas diantaranya bakal beroperasi pada tahun 2017 ini.

“Bakauheni-Terbanggi Besar mudah-mudahan sudah dapat dioperasikan 2017 ini. Palembang-Indralaya bisa dioperasikan Juni ini. Medan-Binjai akan dioperasikan juga 2017 ini. Kemudian kita juga sudah mulai kerjakan ruas Pekanbaru-Dumai,” ujar Basuki dalam keterangannya, Jumat (20/1/2017).

Kepercayaan dirinya cukup beralasan. Ia dan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil dalam rapat kemarin, telah bersepakat untuk melakukan percepatan pembebasan lahan untuk berbagai proyek pembangunan infrastruktur prioritas.

Secara umum dari hasil rapat tersebut, menurut Menteri Basuki penanganan lahan tidak terdapat masalah sehingga pembangunan dapat dikerjakan sesuai rencana.

Basuki mengaku sangat terbantu dengan adanya dana talangan dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) yang terserap untuk proyek jalan tol hingga Desember 2016 sebesar Rp 15,75 triliun.

“Untuk di 2017 dana talangan LMAN sebesar Rp 20 triliun yang dialokasikan untuk tol sebesar Rp 13 triliun, sementara sisanya untuk pelabuhan, kereta api dan lainnya,” ungkapnya.

Selain terbantu dengan adanya dana talangan, Menteri Basuki juga mengapresiasi kerjasama yang semakin baik kepada Kementerian ATR dan Mahkamah Agung yang ikut mendorong pembebasan lahan. @

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

https://www.hariansumatera.com